Menu Close

Perkumpulan Pengusaha Ceo Indonesia Siap Bantu Umkm Jatim

Boeatanadalah wadahnya paralocal craftersatau pengrajin Indonesia untuk saling berbagi ide, ideas dan trik sertainsight trenddalam mengembangkan usaha di bidanghandmade/kriya. Ini adalah sebuah komunitas khusus untuk para pengrajin Tanah Air dalam menuangkan idenya, serta membagikan ideas dan trik untuk mengembangkan usaha. Lewat komunitas ini, para pebisnis wanita akan dipertemukan dengan beragam sosok inspiratif, untuk saling bertukar pikiran mengenai cara menjalankan bisnis, dan menghadapi berbagai tantangannya.

Sebagai bagian dari mata kuliah Entrepreneurship maupun Technopreneurship yang diikutinya, Adhika bertekat melakukancampaign entrepreneurshipke seluruh pelosok Indonesia. Dari aktivitas tersebut Adhika melihat banyak sekali anak muda yang sangat tertarik untuk bergelut di dunia bisnis, namun masih merasa belum yakin bahwa dalam membangun bisnis mereka akan mendapatkan karir yang bagus, atau setidaknya membuat orang tua bangga. Dari masalah tersebut, Adhika langsung berpikir untuk membangun sebuah media yang berisi tentang kisah-kisah pebisnis yang sukses di Indonesia. Adanya komunitas bisnis membuat Anda memiliki kedekatan antara anggota satu dengan yang lain. Hal ini dapat memungkinkan Anda dan rekan pebisnis untuk saling mengobrol dan bertukar pikiran.

Adapun kegiatan rutin yang dilakukan selama menjadi anggota dari Investor Muda, diantaranya workshop intensif, serta gathering bulanan on-line maupun offline. Dalam pemberian bantuan bencana, Tzu Chi memegang prinsip “langsung, prioritas, sesuai kebutuhan, menghargai dan cepat”. Prinsip “Langsung” mengkondisikan relawan berinteraksi langsung dengan penerima bantuan. Sedangkan “Menghargai” menunjukkan relawan Tzu Chi memandang penerima bantuan dengan penuh rasa hormat sebagai sesama manusia.

Perkumpulan Bisnis di Indonesia

Dengan adanya komunitas HIPMI di Universitas Esa Unggul, mendorong mahasiswa Universitas Esa Unggul untuk semakin memperluas network, wawasan dan juga pengalaman dalam dunia bisnis. Sehingga komunitas ini akan memberikan banyak dampak positif bagi mahasiswa Universitas Esa Unggul. “Kami yakin komunitas TDA dan Hipmi Padang Panjang bisa menjadi inspirasi dan memberi banyak manfaat baik untuk perkembangan bisnis anggota maupun bagi orang lain”, ungkap Aulia. Awalnya ia tidak menyangka bahwa bisnis ikan hiasnya bisa berkembang, namun ternyata bisa menghasilkan!

Meski demikian, produktivitas industri software program di suatu negara tidak semata-mata ditentukan dari jumlah pengembangnya, melainkan dari berbagai faktor pendukung lainnya. Sementara itu di Panggung Kuliner, Zulham Ariansyah akan berbagi tips & trik untuk berbisnis di bidang Agro Industri & Edukasi. Di Pesta Wirausaha ini nanti, anggota-anggota TDA dari segala pelosok tanah air akan datang, berkumpul, menimba ilmu, dan berjejaring. Mereka semua, bersama dengan peserta lainnya yang belum menjadi member TDA, siap memeriahkan three panggung—Panggung Inspirasi, Panggung Kuliner, Panggung Expo— dan 3 Kelas Digital setiap harinya.