Menu Close

Nilai Ekspor Ikan Ri Nyaris Rp Seventy Three T, Dikirim Ke Mana Saja?

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan menyebut negara-negara Timur Tengah sebagai pasar potensial yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan ekspor produk perikanan Indonesia. JAKARTA – Dikenal sebagai negara maritim, Indonesia memiliki komoditas ekspor produk perikanan yang beragam. Faktanya, Indonesia mampu mengekspor berbagai jenis produk perikanan ke berbagai negara. Anwar juga menambahkan complete ekspor komoditas hidup dari Bali selama bulan Agustus mencapai sixty eight juta ekor. Selain komoditas hidup, selama Agustus kita juga ekspor komoditas non hidup yang di ekspor.

Pertama, tahapan seleksi untuk menentukan karakteristik produk dan memastikan konsistensi produk. Kedua, proses review untuk melihat kesesuain hasil determinasi dengan persyaratan sertifikasi. “Jika masih bertahan dengan harga demikian perputaran uangnya cenderung lebih lama jika ikannya diecer, dibandingan dengan memasok ikan ke supplier atau eksportir,” kata Dedy. Euis pun menimpali bahwa saat ini biaya operasional yang kian meningkat tidak sebanding dengan harga jual ikan yang tidak ikut naik, padahal melihat kondisinya saat ini harga dolar yang bagus seharusnya eksportir menaikan harga beli ikan.

Ekspor ikan

Tujuan pembangunan raiser ikan hias antara lain sebagai sarana pemasaran, promosi, informasi, Pendidikan dan pelatihan, penelitian dan pengembangan, pembesaran, penyeragaman ukuran, peningkatan mutu, penyangga stok/persediaan. BBP3KP di Gedung Raiser mendiseminasi informasi dengan memfasilitasi kontes ikan hias, seminar/workshop/FGD, pameran, eduwisata, dan gerai informasi ikan hias. BBP3KP juga mendukung upaya pembentukan Lembaga Sertifikasi Produk untuk ikan hias di Raiser dengan penyewaan ruang kantor di Raiser. Di luar udang, komoditas ekspor andalan Indonesia adalah tuna-cakalang-tongkol, tiga jenis ikan dari famili yang sama. Tujuan ekspornya adalah Amerika Sekitar, Tiongkok, Jepang, dan negara-negara Asean. Untuk udang, pasar ekspor terbesarnya adalah Amerika Serikat, lebih dari 60 persen.

“Jika dibandingkan dengan kondisi tahun sebelumnya (y-o-y), nilai ekspor sektor industri pengolahan naik sebesar 6,ninety four persen,” tambahnya. “Kita masih fokus perdagangan ikan gelondongan yang dilempar langsung ke luar negeri. Belum ada upaya sistematis untuk mengolah ikan itu di sentra perikanan, sehingga menimbulkan penghasilan yang lebih baik. Itu jadi tantangan sampai detik ini,” ungkap Direktur Eksekutif Pusat Kajian untuk Kemanusiaan, Abdul Halim, kepada Gatra.com, Senin (9/9). “Misalkan nelayan kita menangkap empat ekor ikan Tuna di laut, tapi yang bisa lolos ke pasar biasanya cuma satu atau bahkan tidak ada,” kata Risyanto di Jakarta, Senin (16/9). Hal itu, kata dia, dikarenakan saat membawa ikan dari lokasi penangkapan ke pelabuhan untuk diteruskan ke pasar itu belum dilakukan dengan baik.

Keduanya siap melaksanakan, apalagi ini terkait adanya produk karya anak bangsa yang bisa membantu memajukan produksi di sektor kelautan dan perikanan Indonesia untuk diekspor ataupun untuk pemenuhan pasar dalam negeri. Ikan endemik Indonesia yang menjadi best-seller adalah jenis Botia/Clown loach. Ikan ini popular dalam perdagangan akuarium air tawar dan dijual di seluruh dunia. Ada pula ikan tiger fish/Datnioides microlepis yang merupakan ikan predator di perairan air tawar Kalimantan, Sumatra, dan Papua. Ada juga ikan Ketang-Ketang/Scat yang berasal dari perairan Indo-Pasifik yang bermuara di laut.

Perusahaan Umum Perikanan Indonesia atau Perum Perindo berkomitmen memenuhi permintaan ribuan kilogram ikan kembung ke Negeri Gajah Putih, Thailand. Lalu untuk penurunan tarif kargo udara dan penambahan jumlah layanan kargo, penurunan bea masuk tin plate dan kaleng jadi. Serta pasta tomat dan tepung pengental saus sebagai bahan baku industri pengalengan ikan. Kelancaran logistik ini sangat diperlukan guna memenuhi kebutuhan bahan baku Unit Pengolahan Ikan dengan tujuan ekspor. “Kebutuhan dunia tetap berjalan, terutama untuk pasar retail,” kata Edhy di Jakarta, Jumat (17/4). Perusahaan Umum Perikanan Indonesia atau Perum Perindo mengekspor ribuan kilogram ikan kembung ke Negeri Gajah Putih, Thailand.